APA ITU PRODUKTIVITAS?

21 Juli 2020 | Posted in : UPT BLP2TK

Perkataan produktivitas muncul untuk pertama kali pada tahun 1776 dalam suatu makalah yang disusun oleh Sarjana Ekonomi Perancis bernama Quenay (pendiri aliran Phisiokrat). Tetapi menurut Walter Aigner dalam karyanya “Motivation and Awareness”, filosofi dan spirit tentang produktivitas sudah ada sejak awal peradaban manusia karena makna produktivitas adalah keinginan (the will) dan upaya (effort) manusia untuk selalu meningkatkan kualitas kehidupan dan penghidupan di segala bidang.
Beberapa pengertian produktivitas antara lain :

  1. Menurut OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) bahwa productivity is equal to output divided by one of its production element. Menurut OECD tersebut, pada dasarnya Produktivitas adalah output dibagi dengan elemen produksi yang dimanfaatkan.
  2. Menurut ILO (International Labour Organization) menyatakan bahwa “Production are produced as a result of the integration of four mayor elemen land, capital, labour and organization. The ratio of this elements to production is a measure of the productivity. Menurut ILO tersebut, pada prinsipnya bahwa perbandingan antara elemen- elemen produksi dengan yang dihasilkan merupakan ukuran produktivitas. Elemen-elemen produksi tersebut berupa : tanah, capital, buruh dan organisasi.
  3. Menurut European Productivity Agency (EPA) menyatakan bahwa “Productivity is the degree of the effective utilization of each productivity element. Menurut EPA tersebut, pada prinsipnya produktivitas adalah, tingkat efektivitas pemanfaatan setiap elemen produktivitas.
  4. Menurut tulisan Venay Goel yang terutama dalam “Towards Higher Productivity” menyatakan bahwa productivity is the relationship between the outputs produced and the inputs consumed at any given point to time. Menurut Venay Goel tersebut, bahwa produktivitas adalah hubungan antara keluaran yang dihasilkan dengan masukan yang dipakai pada waktu tertentu.
  5. Menurut Paul Mali, produktivitas adalah pengukuran seberapa baik sumber daya digunakan bersama di dalam organisasi untuk menyelesaikan suatu kumpulan hasil-hasil.
  6. Menurut formulasi dari National Productivity Board, Singapore. Pada prinsipnya produktivitas adalah sikap mental (attitude of mind) yang mempunyai semangat untuk bekerja keras dan ingin memiliki kebiasaan untuk melakukan peningkatan perbaikan.
    Perwujudan sikap mental tersebut dalam berbagai kegiatan antara lain :
  7. Yang berkaitan dengan diri sendiri dapat dilakukan melalui peningkatan :
    1). Pengetahuan
    2). Keterampilan
    3). Disiplin
    4). Upaya Pribadi
    5). Kerukunan Kerja
  8. Yang berkaitan dalam pekerjaan kita dapat dilakukan melalui :
    1). Manajemen dan metoda kerja yang lebih baik
    2). Penghematan biaya
    3). Tepat waktu
    4). Sistem dan teknologi yang lebih baik.
    Sehingga dapat mencapai barang dan jasa yang bermutu tinggi, market share yang lebih besar dan standar kehidupan yang lebih tinggi.
  9. Menurut Dewan Produktivitas Nasional ( D P N )
    Pengertian Produktivitas perlu dilihat/ditinjau dari berbagai segi. Sesuai dengan rumusan Dewan Produktivitas Nasional 1983 produktivitas didefinisikan dari berbagai sudut yaitu :
  10. Secara filosofis/psikologis
    Produktivitas merupakan sikap mental yaitu sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini.
  11. Secara ekonomis
    Produktivitas merupakan bagaimana perolehan hasil yang dicapai (output) sebesar-besarnya dengan pengorbanan sumber daya yang digunakan (input) yang sekecil-kecilnya.
  12. Secara teknis
    Produktivitas dapat diformulasikan sebagai rasio output / input atau
    P = O / I
    Dimana : P = Produktivitas
    O = Output
    I = Input
    Dari berbagai pengertian tersebut di atas Direktorat Produktivitas dan Kewirausahaan menggunakan pengertian yang dihasilkan oleh Dewan Produktivitas Nasional 1983, karena pengertian yang dihasilkan oleh DPN tersebut telah mencakup seluruh definisi-definisi sebelumnya, baik secara filosofis, teknis maupun matematis.
    Disamping itu, pengertian produktivitas perlu dibedakan dengan produksi. Peningkatan produksi menunjukkan pertambahan jumlah hasil yang dicapai, sedangkan peningkatan produktivitas mengandung pengertian pertambahan hasil dan perbaikan cara berproduksi. Peningkatan produktivitas tidak selalu dihasilkan oleh peningkatan produksi karena produksi dapat meningkat tetapi PRODUKTIVITASNYA menurun.
    Contoh :
    Tahun 2002 produksi 600 unit dengan tenaga kerja 20 orang dan tahun 2003 produksi meningkat menjadi 900 unit, tetapi tenaga kerja menjadi 40 orang.
    Ini berarti adanya peningkatan produksi dari tahun 2002 ke tahun 2003 sebesar 900 – 600 unit = 300 unit, akan tetapi produktivitas MENURUN dari 600/20 = 30 pada tahun 2002, menjadi 900/40 = 22,5 pada tahun 2003. Demikian juga sebaliknya PRODUKSI dapat menurun, tetapi PRODUKTIVITAS naik.
Tags :

Related Posts

Kepala UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BLP2TK) Surabaya, Erna Wurjanti ST, MT
Jatim Newsroom – UPT Balai Latihan Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja (BLP2TK ) Surabaya di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur memberikan pelatihan...