BERIKAN WAWASAN PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INDUSTRI DAN DUNIA KERJA KEPADA SISWA PELATIHAN, BLK MOJOKERTO LAKUKAN KUNJUNGAN INDUSTRI KE TIGA PERUSAHAAN

Naker.News-Mojokerto. Merupakan hari bersejarah bagi BLK Mojokerto. Setelah sebelumnya siswa pelatihan belum pernah mendapat kesempatan untuk mengetahui perkembangan teknologi industri secara nyata di perusahaan, hari ini mereka dapat melihat secara langsung bagaimana mesin dan teknologi industri beroperasi di pabrik baja ringan. Kegiatan kunjungan industri ini diinisiasi oleh Seksi Pengembangan dan Pemasaran BLK Mojokerto sejak sekitar dua bulan lalu dan mendapat restu serta dukungan dari Kepala BLK Mojokerto beserta jajaran lainnya.

Tiga perusahaan yang menjadi tempat kunjungan industri adalah PT Sunrise Steel, PT Sunrise Mill, dan PT Kepuh Kencana Arum yang berada di kawaan Raya Bypass Kilometer 54 Jampirogo, Sooko, Mojokerto. PT Sunrise Steel merupakan perusahaan pelapisan baja dan PT Sunrise Mill sebagai perusahaan penipisan baja. Sedangkan PT Kepuh Kencana Arum merupakan pabrik yang memproduksi baja ringan untuk rangka atap dan rangka plafon dengan merk dagang Kencana dan Vivo dengan bahan baku dari hasil produksi dua perusahaan tadi.

Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BLK Mojokerto Sri Andayati, SE, MM bersama Kasubag TU Didik Puji Utomo, S.Kom, MM, Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH serta Kepala Seksi Pelatihan dan  Sertifikasi Devan Novendy, SE. Tidak ketinggalan para instruktur BLK Mojokerto juga ikut mendampingi siswa pelatihan dalam kunjungan industri tersebut. Rombongan disambut hangat oleh HRD PT Sunrise Steel dan PT Sunrise Mill Agus Purwanto. Dalam sambutannya, Kepala BLK Mojokerto menyampaikan bahwa tujuan kunjungan industri ada tiga, yaitu mengenalkan kepada siswa pelatihan dan instruktur dengan perkembangan mesin serta teknologi industri, memberikan wawasan dunia kerja serta meningkatkan motivasi dan etos kerja peserta pelatihan yang kelak akan menjadi tenaga kerja setelah lulus pelatihan di BLK. Agus Purwanto selaku HRD menyampaikan bahwa perusahaannya merupakan perusahaan padat teknologi yang saat ini menggunakan teknologi dari China, Jepang dan Itali. HRD perusahaan juga berharap ketika plant tour di pabrik, para siswa BLK Mojokerto dapat mengamati dan belajar bagaimana mesin dan teknologinya bekerja sehingga dapat menciptakan produk yang baik. Tak hanya itu, perusahaan juga berpesan agar siswa pelatihan dapat meningkatkan attitude-nya terutama can do attitide sehingga memiliki kualifikasi yang baik dan mampu bersaing di dunia kerja. (rb)