BLK MOJOKERTO LUNCURKAN WALPA PADA PENUTUPAN PELATIHAN APBD TAHAP I

Naker.News-Mojokerto. Setelah dibuka sejak awal Februari lalu, hari ini Kamis (28/3/2024) pelatihan institusional tahap I yang didanai APBD ditutup secara resmi oleh pejabat BLK Mojokerto karena sudah selesai dilaksanakan. Pelatihan ditutup oleh Kepala Seksi Pelatihan dan Sertifikasi Devan Novendy, SE dan jajaran pejabat struktural dan fungsional BLK Mojokerto. Pelatihan tahap I ini meliputi 8 kejuruan, yaitu plate welder SMAW 3G-UP PF, mengerjakan proses produksi dan finishing, pengelola administrasi perkantoran, tata rias kecantikan, service sepeda motor sistem injeksi, pembuatan roti dan kue, pemasangan instalasi otomasi listrik industri, dan menjahit pakaian dengan mesin. Sebelumnya, uji kompetensi kepada peserta pelatihan telah dilakukan pada tanggal 26 Maret 2024 lalu sebagai alat untuk mengetahui penguasaan teori dan praktik peserta pelatihan dan mendapatkan sertifikat kompetensi. 

Dari 8 program pelatihan terdapat masing-masing peserta terbaik. Peserta terbaik program plate welder SMAW 3G-UP PF Eko Susilo, program mengerjakan proses produksi dan finishing Rijalul Fattah, program pengelola administrasi perkantoran Iga Putri Subandi, program tata rias kecantikan Widya Wihelmi, program service sepeda motor sistem injeksi M. Rifki Oktavian, program pembuatan roti dan kue Salsabila, program pemasangan instalasi otomasi listrik industri N. Agustinus, dan program menjahit pakaian dengan mesin Titik Sumarti. Peserta terbaik ini menjadi contoh bagi peserta lain dalam mengikuti pelatihan dengan baik dari awal hingga selesai.

WALPA: Wajib Lapor Penempatan Alumni

Pada kesempatan akhir acara penutupan disosialisasikan tentang WALPA oleh Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH. WALPA adalah singkatan dari Wajib Lapor Penempatan Alumni. WALPA merupakan kewajiban alumni pelatihan BLK Mojokerto untuk melaporkan kondisi dirinya apakah sudah bekerja atau belum bekerja setelah mereka selesai mengikuti pelatihan. WALPA ini dilakukan secara periodik yakni setiap trimester selama setahun setelah menjadi alumni pelatihan. Yakni 3 bulan, 6 bulan, 9 bulan dan 12 bulan setelah pelatihan. Pada periode ini alumni berkewajiban melaporkan  dirinya ke BLK Mojokerto terkait status dirinya sudah bekerja atau belum bekerja. Kategori "bekerja" bisa dua: pertama, yakni bekerja pada pemberi kerja seperti bekerja di perusahaan atau badan usaha lainnya. Kedua, bekerja mandiri atau wirausaha baik yang dilakukan sendiri, berkelompok maupun dalam komunitas usaha tertentu.

Alumni BLK Mojokerto dapat melakukan WALPA dengan 4 cara, baik secara manual maupun online. Pertama, datang langsung ke BLK Mojokerto di Kios Siap Kerja, menginformasikan kepada instruktur yang melatihnya, melalui Google Form di website BLK Mojokerto, dan yang terakhir melalui WA Blast dari BLK Mojokerto. Untuk WA Blast ini akan dikirimkan notifikasi pengisian data penempatan kepada alumni melalui HP masing-masing alumni. Selanjutnya alumni tinggal mengirimkan balasan dengan mengisi data yang diminta terkait status  dirinya sudah bekerja atau belum. Laporan yang disampaikan ini selanjutnya akan direkap dan menjadi data penempatan alumni BLK Mojokerto. (rb)