USAID PARTNERSHIP FOR PRODUCTIVITY JADIKAN BLK MOJOKERTO SEBAGAI PILOT PROJECT PENGUATAN BLK DI JATIM

Pagi ini Senin (20/5/2024) BLK Mojokerto mendapat tamu istimewa dari USAID PADU TVET (technical and vocational education and training) PPP (public-private partnerships) Specialist Jawa Timur Lutfi Firdausi dan Monitoring, Evaluation and Learning Manager USAID PADU Jakarta Popy Purnama. Keduanya ditemui oleh Kepala BLK Mojokerto Sri Andayati, SE, MM di ruang kerjanya bersama dengan Kepala Seksi Pengembangan dan Pemasaran Suratman, SH. Setelah sebelumnya menjalin komunikasi secara virtual, kali ini perwakilan USAID datang langsung ke BLK Mojokerto untuk menjalin kerjasama di bidang ketenagakerjaan khususnya dengan Balai Latihan Kerja. 

Sebagaimana diketahui bahwa United States Agency for International Development (USAID) merupakan Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat yang telah lama bekerjasama dengan stakeholder di Indonesia. USAID memiliki beberapa program di Indonesia yang telah berjalan maupun sedang dijalankan. Salah satu program yang saat ini sedang dilaksanakan adalah terkait penguatan Balai Latihan Kerja. Program lembaga dari Amerika ini bernama USAID Partnerships for Productivity (USAID PADU). Program ini merupakan program yang bertujuan untuk penguatan kapasitas pelatihan BLK dan kemitraan dengan sektor swasta atau dunia usaha khususnya dunia industri. USAID PADU pada tingkat pusat bekerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan kemudian secara berjenjang dengan Dinas yang Membidangi Ketenagakerjaan di Provinsi. Di Indonesia saat ini USAID PADU dijalankan di empat provinsi, yakni Jawa Timur, Sumatera Utara, Banten, dan Sulawesi Selatan. 

Di Jawa Timur program USAID PADU diroyeksikan di beberapa BLK. BLK Mojokerto menjadi salah satu BLK yang menjadi pilot project USAID PADU, selain tiga BLK lain baik BLK yang milik Pemerintah Provinsi maupun BLK milik Pemerintah Kabupaten. Satu BLK lain milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang  menjadi pilot project adalah BLK Pasuruan. Sedangkan dua BLK milik Pemerintah Kabupaten adalah BLK Gresik dan BLK Bangkalan, Madura. BLK Mojokerto menjadi BLK pertama yang dikunjungi USAID PADU. Pada kesempatan pertemuan dengan Kepala BLK Mojokerto, perwakilan USAID PADU menyampaikan bahwa dalam kerjasama nanti USAID PADU akan memberikan layanan teknis, konsultasi, dan kerjasama peningkatan kapasitas BLK, baik terkait penyelarasan program pelatihan maupun kapasitas instrukur. Tak hanya itu, layanan kerjasama juga akan diberikan terkait kemitraan dengan dunia swasta dalam upaya menyiapkan calon tenaga kerja yang kompeten yang relevan dengan pasar kerja. (rb)